Uncategorized

Kohati Badko Sumbagsel Adakan Seminar 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

 

Bertempat di Auditorium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja telah dilaksanakan Seminar 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Tahun 2019 dengan mengangkat tema “Membangun Akses Keadilan Dalam Rangka Mencegah Kekerasan Terhadap Perempuan” yang diselenggarakan oleh Korps HMI – WATI Sumbagsel, Senin 25 November 2019.

Eviyati Nisa Ulya, S.Pd, selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran panitia penyelenggara acara sehingga acara ini bisa terlaksana. Adapun Peserta Seminar berasal dari perwakilan Pelajar SMK, SMA yang ada di Kab. OKU serta para Mahasiswa Utusan Perguruan Tinggi dan Para Organiasi Kepemudaan yang ada di Kab. OKU.

Sementara itu Ketua Umum HMI Badko Sumbagsel, Bambang Irawan, SH. Menyampaikan bahwa Seminar 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang mengangkat Tema “Membangun Akses Keadilan Dalam Rangka Mencegah Kekerasan Terhadap Perempuan” dipelopori oleh Kohati yang tentunya kegiatan ini sangat positif untuk diselenggarakan. Kita ketahui bersama bahwasannya kekerasan kepada perempuan ada yang berupa Fisik dan ada pula yang berupa Non Fisik. Kekerasan Non Fisik kepada perempuan yaitu kekerasan yang melalui media online seperti Via WhatsApp dan Instagram maupun media sosial lainnya yang sifatnya merendahkan seorang perempuan. Seorang perempuan sangatlah mulia karena mereka yang mengandung serta melahirkan kita. diadakannya acara ini bisa menjadi pembekalan serta mampu menemukan solusi terbaru yang sifatnya menangkal kekerasan terhadap perempuan, tuturnya.

Ema Ratna Sari, SE selaku ketua Kohati Badko Sumbagsel menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini mengingat antusias dari para peserta yang hadir dalam seminar, serta support yang diberikan oleh UKP dalam seminar ini sangat positif. Kami Kohati Kab. OKU ikut serta mengkampanyekan bahwasannya pada 25 November 2019 diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Kepada para perempuan jadilah perempuan yang berkualitas yang mandiri dan senantiasa ikut serta dalam melaksanakan pembangunan bangsa.

Sambutan Bupati OKU yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. OKU, Taufiq, SH., MM. Menyampaikan rasa bangga diutarakan karena gagasan konstruktif dari Kader- Kader HMI khususnya Korps HMI – WATI yang terus mengemuka melalui berbagai kegiatan yang berkenaan dengan pencerahan dan pencerdasan kehidupan anak bangsa di masa depan, dan gagasan ini tentunya mencerminkan komitmen tinggi HMI-WATI untuk berperan aktif mengawal kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Patut kita syukuri pula bahwa Kohati HMI Wati dan organisasi HMI secara umum sebagai bagian penting dari pilar kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini masih tetap eksis dan semakin berkembang luas dalam mengawal kemajuan bangsa dan semakin matang menyikapi Dinamika Pembangunan Nasional. Sebagaimana kita pahami bersama bahwa Pemuda merupakan pilar pembangunan dan pemegang utama tongkat estafet bergeraknya roda perjalanan bangsa di masa datang. Sehingga generasi muda harus dipersiapkan secara matang untuk mengantisipasi tantangan zaman terutama dalam menghadapi era globalisasi. Forum diskusi semacam ini sangat relevan dengan filosofis berdirinya Kohati HMI yang salah satunya untuk memberdayakan dan mencerdaskan kaum perempuan sebagai bagian dari kader-kader Kepemimpinan Nasional dan Pemimpin Sosial yang berkarakter Islami serta memiliki integritas dengan tetap mengedepankan kiprah kaum hawa bagi kemaslahatan umat melalui eksistensi korps HMI -WATI.

Dalam seminar tersebut, bertindak sebagai narasumber diantaranya Mila Arizah.,M.Pd (Mewakili Rektor Unbara), Mega Deni Arsan, S.H (Ketua Dharmayukti Karini Baturaja) dan Bripka M. Soleh (Kanit PPA Polres OKU).

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close