Uncategorized

Kecewa pada Sandiaga, FBR Arahkan Dukungan ke Jokowi

Jakarta, – Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim menegaskan pihaknya secara resmi telah mendukung pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Ia menyatakan keputusan itu diambil karena Jokowi-Ma’ruf bisa dipercaya untuk memperjuangkan kepentingan kelompok masyarakat Betawi bila terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.

“Kita melihat kepada kepentingan masyarakat Betawi ke depan, dan kami memilih sikap politik untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres,” kata Luthfi Sabtu (9/3).

Lutfi menyadari pilihan politiknya di Pilpres 2019 kini berbeda dibandingkan pada Pilpres 2014 dan Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

Pada Pilpres 2014, FBR secara resmi mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Sementara di Pilkada DKI Jakarta 2017 FBR mendukung secara resmi pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Luthfi menyatakan pengalihan dukungan ini karena banyak keluhan mengenai kinerja Anies dan Sandiaga yang kerap tak merespons dengan baik berbagai kepentingan masyarakat Betawi ketika menjabat.

Padahal, kata dia, FBR sendiri telah totalitas dalam mendukung pasangan di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Sandiaga lebih memilih mengundurkan diri dari kursi Wakil Gubernur DKI untuk maju di Pilpres 2019 sebagai calon wakil gubernur mendampingi Prabowo Subianto

“Saat pilkada memang kita mendukung Anies-Sandi, bahkan kita mengerahkan 4.000-an massa kita untuk saksi. Namun dalam perjalanan, kepentingan masyarakat Betawi tak direspons baik,” kata dia.

Lebih lanjut, Luthfi menyatakan salah satu kekecewaan itu terlihat pada janji Anies-Sandi yang ingin menyempurnakan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta nomor 4 tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi melalui peraturan turunannya melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

Ia menyatakan janji Pergub itu sama sekali belum direalisasikan oleh Anies dan Sandiaga hingga saat ini.

“Iya [kecewa], padahal, kami masyarakat Betawi sudah memberikan dia gelar ‘Abang Betawi’ yang merupakan bentuk dukungan untuk mengawal dan mendukung mereka untuk 5 tahun ke depan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lutfi menyatakan Jokowi dianggap sebagai sosok yang mampu merespons berbagai kepentingan masyarakat Betawi.

Dia lantas berkaca pada kinerja Jokowi saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012-2014 lalu. Lutfi menyebut Jokowi kerap mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap kebudayaan Betawi.

Salah satunya, kata dia, Jokowi berani membangun dan merenovasi kawasan Situ Babakan di Jakarta Selatan sebagai pusat kebudayaan Betawi.

“Lalu saat sebulan Pak Jokowi memimpin, melakukan perubahan yang cukup berani di lingkungan Pemda, misalnya menjadikan pakaian adat Betawi sebagai salah satu pakaian resmi seragam Pemda,” kata dia.

Melihat hal itu, Luthfi menyatakan pihaknya akan mengerahkan seluruh kader FBR yang tersebar se-Jabodetabek untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Lebih lanjut, ia mengatakan para kadernya itu akan turun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan Jokowi-Ma’ruf.

“Kita sudah ada program jaga kampung, juga mengantisipasi berita hoaks, ya kita ingin menciptakan pemilu aman dan damai, maka kami fokus itu sambil melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” kata dia.

Selain itu, Luthfi menyatakan FBR akan menggelar kegiatan deklarasi dukungan resmi kepada Jokowi-Ma’ruf pada Minggu (10/3) di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Ia menyatakan acara deklarasi itu nantinya akan dihadiri oleh Joko Widodo.

“Kita dengan harapan bila Allah mengizinkan keduanya terpilih, maka aspirasi dan kepentingan masyarakat Betawi dapat diakomodir,” kata dia.

 

Sumber : CNN

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close