BeritaNasionalPemilu 2019Politik

Indra Alamsyah Tegaskan Al-Washliyah tetap Dukung Jokowi- Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

Keputusan  Rapat Koodinasi Wilayah II Pengurus Wilayah Al Jamiyatul Washliyah Sumatera Utara mendukung Pasangan Petahana, Joko Widodo- Ma’ruf Amin kembali mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan.

Kali ini, Pengurus Besar Al – Jam’iyatul Washliyah mengeluarkan Keputusan Rapat Pleno Khusus Al-Washliyah yang salah satu pointnya menuntut PW  Al-Washliyah Sumut meminta maaf kepada seluruh warga yang bernaung di organisasi tersebut.

Mendapat reaksi tersebut, Ketua Siasah Syariah Al Washliyah Sumut Indra Alamsyah, tidak bergeming sama sekali. Menurutnya, apapun yang terjadi Al-Washliyah akan tetap mendukung pasangan Jokowo-Ma’ruf Amin.
Indra menegaskan PW Al Wasliyah juga tidak akan meminta maaf sebagaimana isi salah satu poin hasil rapat pleno tersebut.

“Kenapa harus minta maaf, saya tidak berbuat salah, keputusan itu melalui mekanisme organisasi,” ujar Indra Alamsyah melalui aplikasi whatssap, Jumat (21/12/2018).

Menurut Indra, keputusan rapat pleno tidak bisa membatalkan keputusan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) PW Al Wasliyah Sumut beberapa waktu lalu. Sebab, yang bisa membatalkan keputusan rakorwil adalah keputusan forum yang sama, Rakorwil pula.

“Kalau mau dibatalkan keputusan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, rakorwil ulang. Sampai saat ini belum ada rencana untuk itu,” jelasnya.

Indra menjelaskan, PW Al Washliyah Sumut bukanlah baru kali ini memberikan dukungan kepada pasangan calon.

Menurutnya, pada pilpres 2004 Al-Washliyah juga memberikan dukungan, dan yang terbaru pada Pilgub Sumut 2018 lalu menyatakan dukungan kepada Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah.

“Dukungan ke Pak Edy itu politis, kenapa dulu tidak dipermasalahkan. Namun ketika ada keputusan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin ditolak. Kalau dikatakan Al Washliyah independen, kita harus adil dong,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Indra mengatakan, di rakorwil yang menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin, Ketua Umum PB Al Wasliyah, Yusnar Yusuf turut hadir, bahkan memberikan kata sambutan.

“Sewaktu surat dukungan dibacakan, Pak Yusnar mendengar dan saya kira mengetahui  itu. Lagi pula setelah dipelajari lebih jauh tidak ada instruksi PB Al Washliyah untuk membatalkan atau menganulir keputusan rakorwil,” jelasnya.

Indra menegaskan, PW Al-Washliyah Sumut akan berkomitmen mendukung pasangan 01.

Sebelumnya, PB Al-Washliyah bersama Dewan Fatwa Dewan Pertimbangan dan organisasi Bahagian Al Washliyah melakukan rapat pleno, Rabu (19/12/2018). Pleno itu dilakukan berkaitan dengan keputusan PW Al Washliyah Sumut mengeluarkan pernyataan mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Pada surat keputusan hasil pleno tersebut ada enam poin yang dihasilkan dalam rapat pleno tersebut. Pertama menjelaskan bahwa dalam Rakorwil PW Al-Washliyah Sumut pada 4 Desember 2018 merupakan forum yang tidak sah dalam mengambil keputusan yang bersifat strategis sesuai AD/ART Al-Washliyah.

Poin kedua, Rakorwil Al-Waahliyah Sumut yang telah memberikan dukungan terhadap Capres dan Cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin adalah melampaui kewenangan dan bertentangan dengan AD/ART Al Washliyah.

Butir ketiga menjelaskan, Rapat pleno PB Al-Washliyah memberikan sanksi organsiasi pada PW Al-Washliyah Sumut berupa permintaan maaf secara terbuka kepada warga Al Washliyah.

Poin selanjutnya, PB Al Washliyah menjalankan amanat AD/ART pasal 4 tentang sifat organisasi, karena itu PB Al-Washliyah menyatakan bersifat independen.

Butir kelima  menyatakan,  bahwa memilih dalam pemilu adalah kewajiban. Oleh karenanya,  kepada semua warga Al Washliyah diimbau untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019

Pada poin terakhir, mendoakan agar kader Al Washliyah yang berkompetisi pada Pileg  dan meminta warga Al Washliyah untuk memenangkan seluruh kader yang berkompetisi menjadi caleg.

SUMBER

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close